Ayah Juga (Harus) Bisa (1)

🧒: “Bapak… Kita main ayok!”
👨: “Main apa, Mas?”
🧒: “Main topeng!”
🧒: “Oke, tapi sebelum main Bapak tanya Opin dulu, boleh?”
🧒: “Boleh.”
👨: “Ngg… Lubang hidung topeng ini berapa, Mas?”
🧒: “Tiga!”
👨: “Betuulll! Ngg… Apa lagi, ya? Oya, kenapa sih hidung topeng ini dikasih lubang? Tahu side?”
🧒: “Taulah….”
👨: “Kenapa cobak?”
🧒: “Soalnya itu biar bisa masuk udara. Bapak liat Opin, nih. Tuh bisa kan?”
👨: “Betuulll! Terus kalau misalnya ndak ada lubangnya kita bisa kenapa?”
🧒: “Ndak tau Opin. Hee….”
👨: “Cobak side tutup lubang hidung topeng itu, Mas.”
🧒: “E ndak bisa Opin napas, Bapak.”
👨: “Nah jadi kalau ndak ada lubang hidung di topeng itu, kita ndak bisa?”
🧒: “Napas!”
👨: “Wahhh! Kamuu hebat!”

Sesederhana itu, Ayah Hebat. Memang tidak berlaku untuk semua anak. Terlebih anak yang baru berumur tiga tahun lebih. Tergantung bagaimana kita sebagai orang tua berusaha menggali kreativitas dalam mendidik anak. Belajar dengan cara menyenangkan. Anak-anak bahkan tidak sadar kalau mereka sebenarnya sedang belajar sesuatu. Seperti halnya Opin. Dalam setiap kesempatan bertemu, dia selalu mengajak saya untuk bermain.

Apakah saya menolaknya? Tentu tidak, Ayah Hebat. Meskipun capek seharian bekerja, tetapi sebisa mungkin saya akan melayani permintaannya untuk menemani bermain. Namun, saya punya prinsip. Waktu saya untuk menemani dia main-main tidak gratis.

“Lhah kok pamrih?”

Bukan bermaksud pamrih, Ayah Hebat. Saya hanya tidak mau rugi. Sebab saya punya prinsip, sedetik waktu menemaninya bermain, dia harus sambil belajar sesuatu. Semakin lama kita berdua main-main tentu semakin banyak yang akan dia pelajari. Jika ada hasil pembelajaran saat bermain, waktu panjang menemaninya bermain akan terasa lebih bermakna.

“Tapi kan kasihan masih kecil.”

Saya tahu, Ayah Hebat. Karenanya saya tidak pernah memaksakan dia untuk belajar banyak. Saya serahkan sepenuhnya sama Opin. Anak usia tiga tahun sudah bisa kok mengekspresikan kebosanannya. Opin biasanya akan mengalihkan ke permainan lain jika bosan.

Namun, sekecil apa pun yang kita ajarkan sambil bermain, akan besar maknanya bagi tumbuh kembangnya.

– mo –

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.