Berkolaborasi Meskipun Belum Resmi

Sebagai komunitas yang baru saja terbentuk, terus berkolaborasi adalah kunci. Demikian yang dilakukan oleh Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Lombok Barat (KGP Lobar). Setelah terbentuk pada tanggal 20 Desember 2021 melalui pemilihan anggota, ketua terpilih langsung berinisiatif melakukan pertemuan pengurus inti pada tanggal 25 Desember 2021. Beberapa hasil pertemuan dapat dibaca di sini.

Guna menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, pengurus inti pun melakukan pertemuan pengurus lengkap pada tanggal 29 Desember 2021. Salah satu hasil dari pertemuan tersebut adalah rencana silaturahmi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Barat. Berkat koordinasi dengan semua pengurus, silaturahmi sebagai bentuk kolaborasi pun bisa terlaksana dengan baik. Dalam hal ini Dinas Dikbud diwakili oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK).

Silaturahmi hangat pada tanggal 3 Januari 2022 tersebut menghasilkan beberapa hasil berdasarkan arahan Kabid GTK. Tujuan utama adalah melaporkan terkait telah terbentuknya Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Lombok Barat. Pada awal pertemuan Kabid GTK memberikan apresiasi atas upaya dalam melengkapi syarat administratif sebuah komunitas. Di antaranya, yaitu draf Surat Keputusan (SK) Pengurus KGP Lobar, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) komunitas, dan rencana program yang akan dilakukan ke depannya.

Dalam diskusi tersebut, Kabid GTK memberikan masukan terhadap SK Kepengurusan. SK Kepengurusan selanjutnya akan diteruskan ke bagian Tata Usaha Dinas Dikbud untuk penyesuaian. Secara garis besar ada beberapa hasil dari diskusi yang digelar sejak pukul 14.00 Wita di ruang kerja Kabid GTK tersebut. Beberapa hasil tersebut antara lain, yaitu:

  1. Permohonan sekretariat melalui surat resmi oleh KGP Lobar ke Dinas Dikbud Lobar;
  2. Kolaborasi dengan Dinas Dikbud Lobar melalui sosialisasi program Pendidikan Guru Penggerak PGP) di sekolah yang lolos mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) jenjang SD dan SMP di Lombok Barat;
  3. Kolaborasi dengan MKKS, MGMP, dan KKG terkait upaya sosialisasi program dan materi PGP;
  4. Penyusunan jadwal pelaksanaan sosialisasi program dan materi PGP di sekolah yang lolos seleksi PSP.

Demikian hasil diskusi dengan Kabid GTK Dinas Dikbud Lobar sebagai bahan masukan terhadap rencana kerja KGP Lobar dalam waktu dekat ini. Melalui kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik bagi keberlanjutan dan keberlangsungan PGP ke depannya. Harapan lainnya nilai-nilai PGP akan membumi di semua jenjang pendidikan di Lombok Barat.

Guru Penggerak, Merdeka Belajar
Guru Bergerak, Indonesia Maju
Komunitas Guru Penggerak Lombok Barat
Belajar dan Berbagi untuk Negeri

Leave a Reply

Your email address will not be published.