Elaborasi Pemahaman Seri Terakhir

Hampir tidak ada hal yang baru dalam sesi Elaborasi Pemahaman baru hari ini (13/10). Demikian menurut beberapa Calon Guru Penggerak (CGP). Terutama CGP yang tidak bisa mengikuti sesi ini secara penuh. Padahal sejatinya dalam sesi ini banyak hal baru terungkap. Hal baru tersebut terkait Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid.

Secara materi dari instruktur, Nur Amalina (Sekolah Kembang) memang tidak ada yang baru sebagai tambahan. Hanya saja banyak cerita baru sebagai penguatan. Cerita tersebut berasal dari pengalaman instruktur dan CGP yang membagi kisahnya dalam implementasi pengelolaan program berdampak pada murid di sekolah. Dari cerita-cerita tersebut CGP bisa menjadikannya sebagai pembelajaran. Pembelajaran bisa digunakan sebagai bahan menduplikasi di sekolah masing-masing.

Salah satu cerita praktik baik dari CGP, yaitu adanya kegiatan keagamaan yang dipimpin oleh murid. Selain sebagai bentuk budaya positif, juga sebagai upaya meningkatkan kepemimpinan di kalangan murid. selain itu, ada juga kegiatan kebersihan lingkungan kelas. Kegiatan ini memberikan dampak pada murid terutama pembiasaan menjaga kebersihan. Murid tidak lagi merasa diperintah untuk melakukan kebersihan. Murid di sekolah telah memiliki kesadaran melakukannya.

Cerita lain yang menarik penuh pembelajaran berasal dari instruktur. Cerita tersebut terkait implementasi Literature-Based Curriculum (Kurikulum berbasis literatur). Implementasi di Sekolah Kembang Jakarta ini awalnya diterapkan untuk satu kelas. Implementasi dilakukan dengan memberikan tugas membaca novel tertentu. Hasil evaluasi menunjukkan kelas tersebut mengalami pengalaman belajar yang signifikan. Hal tersebut membuat kelas-kelas lain pun mengikutinya. Tentu literatur yang dipakai menyesuaikan dengan tingkat usia murid. Untuk usia murid kelas bawah, sekolah menyediakan buku bergambar yang sesuai.

Cerita-cerita baik tersebut membuka pemahaman CGP, bahwa untuk bisa mengimplementasikan program berdampak pada murid bisa dilakukan dalam skala kecil terlebih dahulu. Skala komunal sekolah dilakukan setelah ada evaluasi.

Demikian garis besar pemahaman baru yang bisa dipetik dari sesi elaborasi pemahaman kali ini. Sesi hari ini sekaligus menjadi penutup seri elaborasi pemahaman pembelajaran daring melalui Learning Management System SIMPKB. Semoga CGP bisa mengambil manfaat positif dari cerita-cerita baik yang ada.

Guru Bergerak Indonesia Maju

Leave a Reply

Your email address will not be published.