Jurnal Refleksi Mingguan – Minggu 19 (Model 4P)

Setiap pembelajar membutuhkan refleksi diri agar lebih menyadari posisi diri dalam pembelajaran. Individu yang reflektif merupakan sosok yang mau menerima dan memberikan masukan sebagai umpan balik atas apa yang telah dilakukan.

Peristiwa

Pada minggu ini saya masih melanjutkan pembelajaran tentang pengambilan keputusan. Sesi pembelajaran minggu ini, saya berbagi pemahaman lewat Koneksi Antarmateri. Pada bagian ini, saya berusaha menemukan keterkaitan antarmateri. Keterkaitan tersebut membuka pemahaman terkait materi yang ada di dalam modul.

Pemahaman semakin bertambah dengan mempelajari dan menerapkan Aksi Nyata. Aksi nyata yang dilakukan dalam minggu ini masih sebatas rancangan tindakan. Aksi nyata akan dilakukan menyesuaikan dengan linimasa yang telah disusun.

Perasaan

Melanjutkan modul 3.1. ini ada sedikit rasa lega. Kelegaan tersebut karena pada dasarnya semua tugas sudah selesai dikerjakan. Tinggal melengkapi dan menyempurnakan. Selain itu, juga lebih tenang saat mempersiapkan aksi nyata pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran.

Pembelajaran

Pembelajaran utama yang diperoleh adalah semakin terbukanya pemahaman tentang pengambilan keputusan yang tepat. Semakin terbukanya pemahaman ini merupakan awal kemudahan dalam mengimplementasikan di sekolah. Selain menyebarluaskan lewat pelatihan blog juga langsung mengimplementasikan aksi nyata di sekolah. Tahapan yang dilalui di antaranya, yaitu melakukan analisis keputusan yang telah dibuat oleh sekolah. Kasus yang diangkat adalah kejadian di sekolah. Setelahnya melakukan diskusi dengan sejawat dalam komunitas praktisi di sekolah. Hasil diskusi dijadikan sebagai bahan refleksi perbaikan ke depannya.

Perubahan

Perubahan nyata yang terjadi pada diri saya adalah meningkatnya pemahaman terkait pengambilan keputusan. Selain itu, juga kompetensi terkait. Hal ini terlihat dari tidak ada lagi kendala yang berarti dalam melakukan analisis beberapa pengambilan keputusan di sekolah. Tidak terkecuali adanya niat untuk berusaha seoptimal mungkin menerapkan paradigma, prinsip, dan langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Tujuannya agar pada akhirnya keputusan tersebut adalah yang tepat di antara pilihan benar dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.