LMS Calon Guru Penggerak

LMS Guru Penggerak

Menurut Wikipedia, Learning Management System (LMS) adalah aplikasi perangkat lunak untuk kegiatan dalam jaringan, program pembelajaran elektronik, dan isi pelatihan. LMS merupakan sistem untuk mengelola catatan pelatihan dan pendidikan, perangkat lunaknya untuk mendistribusikan program melalui internet dengan fitur untuk kolaborasi secara daring.

Banyak program pelatihan dan pendidikan yang memanfaatkan LMS untuk melaksanakan kegiatan daring. Tidak terkecuali Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP). Sebagai Calon Guru Penggerak (CGP) sudah seharusnya memahami terlebih dahulu cara memanfaatkan LMS Guru Penggerak sebelum mulai mengikuti pendidikan.

Baca Juga: LMS Modul 1.2.a.3. Mulai dari Diri

CGP sampai saat ini masih belum bisa mengakses LMS Guru Penggerak melalui laman SIM PKB masing-masing. Hal ini karena memang belum ada pembukaan pendidikan secara resmi. Pembukaan kegiatan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 13 April 2021.

Setelah pembukaan tersebut CGP baru bisa mengakses dan mengeksplorasi LMS melalui akun SIM PKB masing-masing. Agar tidak mengalami hambatan yang berarti selama sembilan bulan mengikuti PGP, mengenal dan memahami LMS merupakan kewajiban. Secara umum, LMS Guru Penggerak terdiri dari Pendahuluan, Paket Modul, Lokakarya, FAQ, Penutup, dan Aktivitas pada Modul.

Fitur Pendahuluan

Sumber: Laman Demo LMS

CGP wajib memahami bagian Pendahuluan sebelum menjelajah fitur-fitur lainnya. Hal ini disebabkan karena pada bagian ini memuat tentang Informasi dan Pengumuman, Pengantar Program Pendidikan Guru Penggerak, Bahan Pendukung, dan Bahan Pendukung Terbaru. Pemahaman terkait isi dalam pendahuluan merupakan kunci penting untuk memahami isi LMS.

Sumber: Laman Demo LMS

Fitur Paket Modul

LMS Guru Penggerak memiliki tiga modul. Masing-masing modul memiliki submodul. Contohnya, yaiti Paket Modul 1 terdiri dari Modul 1.1., Modul 1.2., dan seterusnya. Selain itu, masing-masing modul juga dilengkapi dengan Refleksi Jurnal Mingguan. Dengan pendampingan fasilitator dan pengajar praktik, CGP akan menyelesaikan modul selama enam bulan.

Sumber: Laman Demo LMS

Fitur Aktivitas pada Modul

Lebih lanjut lagi yang tidak kalah pentingnya adalah fitur Aktivitas pada Modul. Bagian menjelaskan tentang banyak hal terkait aktivitas yang akan dilakukan CGP selama mengikuti PGP. Aktivitas dalam modul LMS menggunakan alur MERRDEKA.

Sumber: Laman Demo LMS
  • Mulai dari Diri. Aktivitas ini memuat tentang Refleksi Diri Tentang Pemikiran Ki Hadjar Dewantara, Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak, dan Visi Guru Penggerak.
  • Eksplorasi Konsep. Aktivitas ini memuat tentang diskusi mandiri.
  • Ruang Kolaborasi. Aktivitas yang dilakukan di antaranya, yaitu mendesain kerangka pembelajaran sesuai pemikiran Ki Hadjar Dewantara.
  • Refleksi Terbimbing. Dalam aktivitas ini CGP diminta melakukan presentasi kerangka filosofis ‘Merdeka Belajar’.
  • Demonstrasi Kontekstual. Aktivitas ini menitikberatkan pada pemikiran filosofis Ki Hadjar Dewantara dalam karya. CGP menyelesaikan tugas berupa pembuatan karya sesuai dengan modul yang sedang dipelajari.
  • Elaborasi Pemahaman. Aktivitas ini erat kaitannya dengan visi Guru Penggerak. CGP melakukan elaborasi melalui video conference dengan fasilitator.
  • Koneksi Antar Materi. Aktivitas ini memuat kesimpulan dan refleksi pemikiran Ki Hadjar Dewantara.
  • Aksi Nyata. Dalam aktivitas ini CGP melakukan sebuah aksi nyata sebagai penerapan pemikiran Ki Hadjar Dewantara di kelas dan sekolah. Selain itu juga mengunggah aksi nyata budaya positif. Bukan itu saja. CGP juga harus melakukan aksi nyata pembelajaran sosial dan emosional, dan pengelolaan program yang berdampak pada murid. Pada beberapa aktivitas menyertakan juga forum berbagi.

Fitur Jurnal Refleksi Mingguan

Sedangkan pada bagian Jurnal Refleksi Mingguan. Bagian ini merupakan bentuk pendokumentasian ide, gagasan, dan pengalaman yang telah dilakukan. LMS melengkapi jurnal ini dengan panduan berupa pertanyaan-pertanyaan. Sementara itu, untuk menyusun jurnal, LMS menyediakan sembilan model yang bisa dipilih. CGP hendaknya bisa membuat model refleksi secara bervariasi. Tujuannya selain mengasah kemampuan menulis, juga untuk memberikan pengalaman berbeda dalam menulis refleksi.

Sumber: Laman Demo LMS

Fitur Lokakarya

Di dalam LMS Guru Penggerak juga memuat tentang Lokakarya, mulai dari Lokakarya Perdana hingga Lokakarya 9. Penjelasan waktu, tema, dan output tercantum dalam masing-masing lokakarya.

  • Lokakarya Perdana bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap Program PGP;
  • Lokakarya 1 tentang Guru Penggerak Masa Depan;
  • Lokakarya 2 mengenai Mengembangkan Komunitas Belajar;
  • Lokakarya 3 perihal Visi dan Aksi Sekolah Berpihak pada Murid;
  • Lokakarya 4 perkara Guru yang Berpihak pada Murid;
  • Lokakarya 5 menyangkut Guru Pemimpin Pembelajaran;
  • Lokakarya 6 membahas Pengelolaan Program dalam Pengembangan Sekolah;
  • Lokakarya 7 menampilkan Festival Panen Hasil Belajar
  • Lokakarya 8 mengangkat Rencana Kerja;
  • Lokakarya 9 mengupas Kelulusan dan Rencana Keberlanjutan.

Tidak kalah pentingnya adalah dalam LMS Guru Penggerak ini terdapat fitur lain yang berkaitan dengan pengguna. Di antaranya, yaitu fitur profil pengguna, lencana, kompetensi, laporan kemajuan belajar, laporan akses LMS oleh pengguna, kalender, dan penyimpanan fail pengguna.

Pada awal mungkin akan mengalami beberapa kesulitan. Namun, sering mengeksplorasi merupakan kunci agar menjadi terbiasa. Tidak perlu menunggu hingga LMS masing-masing CGP dibuka, tetapi bisa mulai belajar dari membaca informasi terkait dan juga berselancar di laman demo yang telah disediakan.

Awal belajar sesuatu yang baru memang sulit biasanya, tetapi akan menjadi mudah setelah terbiasa.

Salam Bloger Pembelajar

Sudomo
www.eigendomo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.