Mengulik Blog Milik Penikmat Sejarah dan Sosiologi

Tulisan kali ini saya mencoba melakukan review blog. Selain sebagai apresiasi juga sekaligus melunasi utang kepada pemilik blog. Blog kece ini adalah milik salah seorang admin Lagerunal, yaitu Pak Sucipto Ardi. Berikut ini adalah blog milik beliau di mata saya.Ada debar tak menentu saat hendak menuliskannya. Bagaimana tidak? Ini adalah pengalaman pertama melakukan review blog pribadi. Tantangannya adalah menghindari subjektivitas. Faktor kedekatan adalah tantangan tersendiri untuk ditaklukkan.

Identitas Blog

  • Nama Blog: krantoa.my.id
  • Tagline: Bangun Argumen Bukan Sentimen
  • Nama Author: Sucipto Ardi
  • Tahun Pembuatan: Desember 2020
  • Niche/Tema Utama: Sejarah, sosiologi

Tampilan Blog

  • Template. Template yang digunakan oleh blog ini terlihat simpel. Hal ini membuat tampilan blog elegan. Selain itu, blog ini responsive. Kelebihannya adalah tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka halaman utamanya.
Tampilan krantoa.my.id
  • Menu. Menu blog terletak di bagian atas halaman utama. Saya pribadi agak kurang nyaman saat menggunakan menu yang ada. Hal ini karena posisinya berada di atas. Bahkan hampir tidak terlihat. Sekilas hanya berupa deretan kata. Membutuhkan waktu untuk mengenali sebagai menu.
Tampilan Deretan Menu
  • Widget. Blog yang telah dikunjungi sebanyak 8900 orang ini memiliki widget yang lengkap dan mendukung selancar. Widget yang ada meliputi Search yang membantu pengunjung menemukan postingan berdasarkan kata kunci yang ingin dicari. Widget lainnya yaitu indikator jumlah pengunjung. Yang membuat seru tampilan blog ini adalah adanya widget Translate dan Wikipedia. Sangat membantu pengunjung untuk menemukan arti kata-kata atau istilah sulit yang ditemukan saat berselancar di blog ini. Hanya saja bagi saya ada widget yang keberadaannya membuat saya tidak nyaman, yaitu Comment dan Arsip Blog. Sebenarnya tidak jadi masalah juga jika bisa memahami esensi keberadaan komentar dan arsip blog.
Tampilan Widget
  • Font. Secara umum penggunaan font di blog ini menarik, termasuk ukurannya. Hanya saja untuk sebuah blog sejarah, seharusnya bisa ditampilkan lebih megah. Penggunaan font merupakan salah satu kunci. Menurut saya, perlu penggantian font pada bagian judul postingan. Kenapa? Menurut saya kurang nyaman saat dibaca dan kurang sesuai dengan tema blog. Jenis font seperti judul postingan di blog ini lebih cocok untuk blog tema-tema ceria. Untuk blog dengan tema serius, bisa dipilih font yang lebih simpel dan tegas.
Font Judul Postingan
  • Responsivitas. Blog dengan 82 postingan ini memiliki responsivitas bagus saat dibuka dengan gawai maupun PC/laptop. Tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka dan mulai berselancar.

Postingan

Dari 82 postingan yang tersaji, saya sangat menyukai tulisan berjudul Gusdur dan Nazma. Tulisan tersebut dapat dibaca lengkap di sini. Menurut saya, judul singkat postingan ini sangat menggoda untuk ditelusuri lebih dalam. Terlebih adanya nama tokoh Gusdur yang sudah tidak asing lagi. Nama tokoh dalam judul mampu menjadi magnet bagi pengunjung untuk membaca hingga tuntas.

Saran Hasil Review Blog

Dari hasil mengulik singkat tersebut di atas ada beberapa hal yang bisa dijadikan sebagai masukan bagi pemilik untuk meningkatkan performa blognya.

  • Penggantian font judul postingan menjadi lebih tegas agar terlihat gagah sesuai dengan tema utama blog, yaitu sejarah dan sosiologi;
  • Mengubah urutan widget di sebelah kiri dengan menempatkan widget Google Translate dan Wikipedia berturutan dengan Search. Tujuannya untuk memudahkan pengunjung dalam melakukan pencarian sekaligus.
  • Mengubah font dan letak menu yang berada di bagian atas. Tujuannya untuk meningkatkan keterbacaan menu.

Rekomendasi Hasil Review Blog

Dari review blog di atas, blog ini sangat direkomendasikan bagi semua yang ingin tahu lebih dalam tentang sejarah dan sosiologi. Ada semacam mimpi kecil suatu saat bisa memfiksikan tulisan sejarah yang ada di blog ini. Menulis genre historical fiction dari tulisan di blog ini rasanya akan menantang dan menyenangkan.

Banner #KamisMenulis

Leave a Reply

Your email address will not be published.