Menulis Novel Kolaborasi? Berani (Bagian 2)

Metode Penulisan Novel Kolaborasi

Sambungan dari Bagian 1

Kedua, Tiap Bab Bergantian

Metode ini sedikit berbeda dengan yang pertama. Penulis yang memilih metode ini lebih memiliki ‘kebebasan’ dalam menulis. Dalam artian tidak terpaku pada tulisan teman kolaborasi sebelumnya. Hal ini karena satu penulis menulis bab secara utuh dari awal hingga akhir. Tentu hal ini tidak akan terlalu sulit karena masing-masing penulis tinggal menuliskan jatahnya sesuai bab. Akan lebih mudah lagi karena sinopsis telah dibuat sebelumnya secara lengkap. Kekurangannya adalah penulis kedua membutuhkan waktu menunggu penulis pertama menyelesaikan jatah babnya.

Sebenarnya proses penulisan bisa dilakukan secara bersamaan, tetapi hasilnya kurang maksimal. Dikhawatirkan ada alur yang bolong yang biasa dikenal dengan istilah plot hole. Menulis bersamaan bab berbeda meskipun telah ada sinopsis juga akan menyebabkan adanya dragging atau lompatan antarbab.

Jadi disarankan sebaiknya jika menggunakan metode ini, menulisnya bergantian setiap bab. Penulis pertama selesai bab 1, selanjutnya penulis kedua lanjut menyelesaikan bab 2. Demikian seterusnya bergantian hingga novel selesai ditulis.

(Bersambung ke Bagian 3)

Leave a Reply

Your email address will not be published.