.:. Pelecing Kangkung .:.

“Nggak usah deh,” kataku pada Arini.

“Nggak lah, Mas. Kan tadi aku udah janji mau ngasih Mas sepulang dari Senggigi,” jawab Arini sambil menggeser duduknya mendekatiku.

“Eh…tapi aku kan ngerasa nggak enak,” jawabku sambil membuka sedikit bibirku.

“Gimana, Mas? Enak nggak?” tanya Arini setelah sepersekian detik bibirku bergerak-gerak.

“Enak banget. Cuma sepertinya kok ada yang kurang ya?”

“Kurang apa nih? Kurang enak ya? Atau kurang banyak? Mau aku tambahin?”

“Eh…eh…bukan, tapi kayaknya pelecing kangkungnya kurang rasa terasi deh.”

“Lho kan sengaja, karena saya tahu Mas nggak suka terasi.”

“Iya sih, tapi sekarang aku suka terasi.”

“Lhah? Tumben, Mas? Siapa yang ngajarin?”

“Bibirmu yang udah ngajarin.”

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.