Banyak cara untuk meninabobokan buah hati yang masih balita. Sebagian orang tua memilih memutarkan murottal. Sebagian lagi juga memilih menyanyikan lagu-lagu pengantar tidur populer. Namun, tidak dengan saya. Saya memilih meninabobokan buah hati dengan menyanyikan lagu daerah Sasak (Lombok) atau lagu-lagu Islami yang biasa dinyanyikan tim hadrah. Mungkin hal ini ada yang merasa aneh. Bahkan mungkin juga bertanya-tanya. Bapak, kok, meninabobokan anak? Ibunya ke mana?

Saya memang merasa hal ini tidak lazim dalam kultur patriarki yang berkembang di negara kita. Namun, bagi saya pribadi hal ini bukanlah sebuah hal yang harus membuat kaget atau takjub. Hal ini sebenarnya biasa saja, menurut saya. Kenapa? Ya tentu saja karena saya meninabobokan anak saya sendiri. Akan aneh kalau saya justru meninabobokan anak orang lain yang tidak saya kenal, bukan?

Perkara bapaknya yang meninabobokan dan bukan ibunya, saya juga punya alasan sendiri. Kami berdua sama-sama pekerja. Sama-sama seharian mencari rezeki untuk keluarga. Kami sama-sama manusia yang memiliki tekanan dalam pekerjaan yang mungkin sama. Tekanan yang menyebabkan kelelahan luar biasa setelah seharian bekerja. Kami bisanya, ya, hanya berbagi tugas mengurus anak. Pembagian tugas yang berjalan secara otomatis berdasarkan kesadaran. Namun, justru karena itulah pembagian tugas itu lahir menjadi kesepakatan tidak tertulis. Kesepakatan bersama yang dipegang teguh hingga sekarang anak berusia hampir 5 tahun.

Termasuk salah satunya adalah tugas meninabobokan anak. Untuk urusan ini saya pun berinisiatif menyanyikan lagu daerah Sasak. Pilihan lagu yang sering saya nyanyikan untuk anak saya menjelang tidur berjudul Pondok Dunie. Tentu bukan tanpa alasan saya memilih lagu tersebut. Ada harapan baik tersemat dalam setiap bait lagu ini. Hal ini karena lirik lagu berbahasa Sasak ini sangat dalam dan sarat makna. Secara garis besar lagu ini merupakan pantun (lelakaq) empat baris berisi nasihat. Terutama nasihat kebaikan untuk taat menjalankan ibadah kepada Tuhan.

Saat anak masih kecil, saya menyanyikan sambil menggendongnya dengan kain jarik. Kadang belum selesai lagu itu saya nyanyikan, dia lebih dulu terlelap dalam gendongan. Namun, seringkali harus menyanyikannya berulang-ulang sampai dia benar-benar terlelap. Begini lirik lagu daerah yang menjadi pengantar tidur anak saya sejak dari dalam kandungan hingga sekarang.

Mun belayang mun belayang
Gamaq kakaq eleq tembere
Boyaq lante mboyaq lante
Gamaq kakak lek dese Bengkel
Mun sembahyang mun sembahyang
Wah ndeqne mele
Lemaq mate lemaq mate
Gamak kakaq taokde nyesel

Pataq tenggong pataq tenggong
Gamaq kakaq pare selaji
Bawaq edang bawaq edang
Gamak kakaq taok kendole
Mun wah kedung mun wah kedung
Gamak kakaq beguru ngaji
Saling rendang saling rendang
Gamak kakaq tame jok syurge

Mun nenggale mun nenggale
Gamak kakaq leq bangket tengaq
Mun belembah mun belembah
Gamak kakaq siq kayuq nangke
Sai bangge sai bangge
Gamak kakaq leq inaq amaq
Jari baraq jari baraq
Gamak kakaq api nerake

Cobak timbaq cobak timbaq
Gamak kakaq eleq pesisi
Bintang Lombok Bintang Lombok
Gamak kakaq ndeq naraq due
Cobak timbang cobak timbang
Gamak kakaq semeton jari
Ite mondok ite mondok
Gamak kakaq leq bawon dunie

Makna dari bait pertama lirik lagu tersebut adalah bahwa manusia diingatkan untuk senantiasa salat lima waktu agar tidak menyesal kemudian setelah meninggal. Bait kedua mengajarkan bahwa kalau manusia rajin mengaji maka akan bisa bersama-sama masuk surga. Bait ketiga artinya adalah bahwa manusia tidak boleh durhaka kepada ibu dan ayah agar jauh dari siksa api neraka. Sedangkan bait terakhir mengandung makna bahwa manusia harus mempertimbangkan apa yang diperbuatnya. Hal ini merupakan perwujudan bahwa sejatinya manusia hanya menumpang hidup di dunia.

Demikian uraian inspirasi lagu daerah yang rasanya tepat juga menjadi pilihan lagu saat meninabobokan buah hati. Setidaknya, sedari kecil telah diperdengarkan kata-kata yang baik akan membekas. Meskipun pada saat ini dia belum tahu artinya apa. Orang tualah yang wajib memberikan penjelasan kepadanya. Kelak saat tepat waktunya akan tiba jua. Saat ini, tugas orang tua hanyalah belajar untuk terus memberikan pengasuhan terbaik lewat media apa saja. Termasuk lagu-lagu daerah yang sangat kaya di Nusantara.

Dengarkan lagu Pondok Dunie secara utuh di sini!

Menanamkan karakter baik pada anak dapat dilakukan melalui berbagai macam media, lagu daerah, misalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.