Puisi Darik Tema #TigaKata: Aku Kamu Dia

Aku, Kamu, Dia

Aku

Apa adanya
Seringkali seadanya

Memburu rindu sekuatnya
Memeluk rasa semampunya
Demikian senantiasa rupanya

Tak lelah menjadi berbeda
Tak goyah dalam upaya
Namun, kadang seringkali lupa
Terlupakan istilah lebih tepatnya

Dari riuh pesta pora
Pada bingar perayaan usaha
Padahal sejatinya tidaklah berbeda
Bersama mendidik anak bangsa

Aku dengan caraku
Mengheningkan keriuhan kata-kata
Tenggelam bersama upaya

Apakah sia-sia?
Tidak pernah

Seharusnya

Kamu

Hadir menguatkan
Membungkam kesedihan

Meskipun sesekali menuntut
Namun, wajar adanya
Setidaknya demikian dirimu

Tak lelah menguatkan kelemahan
Tak jarang membetulkan kesalahan
Seringkali membangkitkan yang terkulai
Dengan doa takkan usai

Ada puji dalam kemenangan
Menabur sabar dalam kekalahan
Sendiri kuat, berdua nikmat
Mengeja waktu menguatkan kalbu

Tanpamu senjaku sia-sia
Bersamamu gulitaku benderang
Dalam doa-doa menguatkan

Senantiasa bersama
Merawat senja

Berdua

Dia

Penanda kasih
Penjaga senja

Kepadanya segala tercurah
Baginya semua membuncah
Lewat kata-kata indah

Menitipkan masa depan kebahagiaan
Meletakkan asa tanpa kesedihan
Mengajarkan kuat menjalani kehidupan
Mengobarkan semangat dalam kelelahan

Kepadanya setiap rencana tertata
Kepadanya segala suka dieja
Menjelma binar sehimpun pelita
Membakar gelora tepiskan gulita

Dialah buah hati
Bukti cinta berdua
Dititipkan lewat doa

Sepenuh jiwa
Segenap raga

Selamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published.