.:. Satu Ciuman Sejuta Kebahagiaan .:.

⌣·̵̭̌✽̤̥̈̊·̵̭̌⌣

Dini hari masih hening. Aku masih meraba-raba dalam kegelapan. Pekat. Mati listrik kah? Atau jangan-jangan dunia sudah kiamat. Tak ada cahaya sedikit pun.

Aku tak acuh dalam kegelapan. Menunggu dalam detak yang beraturan. Dari detak itu aku yakin bahwa aku masih hidup. Ya…aku harus hidup demi orang yang kusayangi. Hanya itu tekadku saat ini.

Tiba-tiba aku merasa terdorong saat ada seberkas cahaya menyilaukan mataku. Suara riuh membuatku bingung. Ada tangis, disusul teriakan. Apa yang terjadi?

Keadaan yang riuh itu membuatku meronta dan akhirnya tangis yang kutahan pun pecah. Air mata meleleh dari sudut mataku mengalir di pipiku yang merah. Keadaan mulai tenang. Aku masih meronta.

Tangisanku perlahan tak terdengar lagi. Senyap, saat sebuah kecupan lembut ibuku mendarat penuh kasih di keningku. Ciuman pertamaku.

⌣»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈♡̬̩̃̊‎_@momo_DM_♡̬̩̃̊‎✽̤̈·̵̭̌·̵̭̌«̶⌣

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.