Serunya Mengeja Aksara

Komunitas Cakrawala Bloger Guru Nasional atau kita lebih mengenalnya dengan nama Lagerunal, seolah tidak pernah lelah menciptakan keseruan. Berawal dari kegiatan #KamisMenulis dengan tema kata berawalan huruf B, akhirnya berlanjut menjadi #AprilChallenge.

Apa Itu #AprilChallenge?

Tagar #AprilChallenge muncul dari hasil diskusi di grup WA Lagerunal. Diskusi berawal dari niat saya menulis dengan tema huruf awal A sampai Z selama bulan April. Gayung pun bersambut. Ternyata banyak anggota yang ingin juga ikut. Berdasarkan kesepakatan, akhirnya Lagerunal pun menggelar #AprilChallenge.

Selama mengikuti kegiatan ini, saya dari awal sudah yakin akan bisa menaklukkannya. Hal ini karena saya berusaha memegang komitmen pribadi dalam menulis. Selain itu, saya menganggap kegiatan ini adalah pemicu untuk menemukan ide menulis. Tidak terkecuali juga adanya kebebasan menentukan tema tulisan dari huruf awal. Hal-hal tersebut di atas merupakan pemicu ide dan pemacu semangat saya dalam menuntaskan tantangan menulis setiap hari.

Pada awal mengikuti tantangan ini, saya hampir tidak mengalami kendala apa pun. Semua tema berawalan huruf bisa saya selesaikan bahkan jauh sebelum tenggat. Huruf-huruf selanjutnya mulai dari huruf A, C, D, E, F, G, H, dan I dapat dengan mudah saya selesaikan di tengah kesibukan lain. Awalnya memang saya berencana mengambil tema besar terkait materi kepenulisan dalam berbagai bentuk tulisan. Namun, terkadang apa yang kita rencanakan tidak sesuai dengan kenyataan.

Tepatnya tanggal 10 April 2021, saya harus mulai mengikuti Program Pendidikan Guru Penggerak (PGP). Sebuah program panjang selama sembilan bulan yang gagasan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI untuk menciptakan agen perubahan dan pemimpin pembelajaran. Program ini sangat menyita waktu saya, terutama dalam hal menyelesaikan tugas-tugas, baik mandiri maupun kelompok. Hal ini membuat saya meragukan dengan komitmen saya sendiri untuk komitmen menuntaskan tantangan dengan konsisten menulis setiap hari.

Hambatan ini diperparah lagi dengan aktivitas harian saya yang lain. Sepulang sekolah saya masih harus mengabdikan diri di sebuah lembaga sosial yang bergerak di bidang perlindungan anak. Selain itu, saya juga harus mengelola usaha jualan pulsa dan paket data secara online. Belum lagi dengan tugas sebagai freelance content writer sebuah proyek kampanye. Bukan itu saja. Pada hari-hari tertentu saya juga menjalankan tugas sebagai influencer dari agensi dengan membuat narasi positif melalui microblogging lewat aplikasi Twitter. Bahkan sepulang kerja saya harus menemani mas Opin beraktivitas hingga dia tertidur dalam buaian kipas saya.

Semua itu menjadi hambatan tersendiri dan membuat saya hampir menyerah untuk tidak melanjutkan tantangan. Namun, semangat menulis teman-teman anggota grup Lagerunal menyadarkan, bahwa saya harus mengakhiri apa yang telah dimulai. Sedikit demi sedikit saya mulai mengatur jadwal menulis, yaitu saat saya sempat, kapan saja, dalam bentuk draf postingan blog. Saat ada kesempatan lagi, saya kembali melanjutkan menulis. Demikian seterusnya setiap hari hingga tulisan itu tuntas.

Beruntung penugasan dalam LMS PGP memberikan kebebasan kepada peserta untuk memilih bentuk penyelesaian tugas sesuai potensi dan kreativitas masing-masing. Saya pun agak bisa tersenyum lega. Sebab pada akhirnya saya bisa memilih mengerjakan tugas melalui postingan di blog. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Tugas dalam LMS PGP rampung, tantangan #AprilChallenge pun selesai.

Kondisi itulah yang akhirnya melahirkan suasana men(y)enangkan bagi saya. Sebuah kondisi yang terbaik dan paling nyaman untuk menyelesaikan tulisan. Hingga akhirnya tantangan huruf J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y, dan Z pun tuntas. Masing-masing tantangan huruf memberikan kesan sendiri dalam penulisannya. Namun, ada satu huruf yang menurut saya paling berkesan, yaitu huruf O. Hal ini karena saat menentukan kata saya mengalami kesulitan.

Saya hampir tidak bisa menemukan kata berawalan huruf O yang bisa disinergikan dengan tugas LMS Guru Penggerak. Dalam kondisi kepepet saya pun akhirnya asal memilih kata, yaitu Oja Eja Aja. Tiga kata yang setengah mati saya berusaha menemukannya, terutama terkait dengan rima kata. Namun, akhirnya perjuangan itu membuahkan hasil. Saya pun berhasil membuat postingan dengan kata huruf awal O.

Berawal dari komitmen kemudian lanjut berusaha konsisten, akhirnya #AprilChallenge pun berhasil saya tuntaskan. Terharu? Iya. Bahagia? Pasti! Bagaimanapun juga berhasil mengalahkan kemalasan diri untuk tetap menulis adalah kemenangan sejati bagi seseorang yang suka menulis. Tidak akan afdal rasanya jika menulis hanya sekadar menyelesaikan tantangan saja. Ke depannya semoga bisa tetap menulis dan menjadikannya sebagai salah satu kebutuhan.

Tugas Komunitas Lagerunal adalah mengakomodasi kebutuhan saya dan juga anggota lainnya. Bagaimana caranya?

  • Rutin menyelenggarakan kegiatan terkait tantangan menulis setiap hari pada bulan-bulan tertentu;
  • Mulai memikirkan penyelenggaraan Lomba Blog dalam event khusus untuk semakin meningkatkan kompetensi anggota dalam menulis;
  • Menjadikan kegiatan harian Komunitas Lagerunal sebagai kegiatan rutin seperti sebelumnya;
  • Mengaktifkan blog Lagerunal sebagai blog bersama;
  • Memberikan kesempatan kepada anggota untuk saling memberikan tantangan dalam membuat postingan di blog.

Semoga semua masukan/ide tersebut di atas mampu menjawab kebutuhan anggota terkait bersama-sama belajar dan sama-sama belajar. Pada akhirnya, tidak lupa juga ada harapan semoga ke depannya Komunitas Lagerunal semakin bisa memberikan makna tentang serunya mengeja aksara bagi anggotanya. Demikian juga sebaliknya. Tantangan #AprilChallenge dan tantangan lainnya tidak akan seru tanpa keterlibatan aktif anggotanya. Ayo terus merayakan keseruan bersama-sama!

Ingin ikut banyak keseruan menulis di Komunitas Lagerunal juga? Ayo belajar bersama dan sama-sama belajar di grup WhatsApp! Caranya klik tombol bergabung di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.