Skenario Pembelajaran Berdiferensiasi serta Sosial dan Emosional dalam Pembelajaran IPA

Seorang guru memerlukan skenario demi kelancaran proses pembelajaran. Guru menyusun skenario berdasarkan pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah ada. Tujuannya adalah agar proses pembelajaran tidak keluar jalur.

Terlebih lagi dalam Aksi Nyata Modul 2.1. dan 2.2., Calon Guru Penggerak (CGP) telah membutuhkan panduan yang tepat. Bagaimanapun juga melaksanakan tiga pembelajaran sekaligus secara bersamaan membutuhkan persiapan yang lebih detail.

Salah satu cara untuk menjamin efektivitas waktu adalah persiapan. CGP harus benar-benar matang dalam melakukan persiapan. CGP tidak saja menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, tetapi juga media pembelajaran. Tidak terkecuali adalah skenario pembelajaran yang tepat.

Berikut ini adalah contoh skenario pembelajaran berdiferensiasi serta sosial dan emosional untuk mata pelajaran IPA SMP kelas 7.

Skenario Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sosial Emosional

Mata Pelajaran

Ilmu Pengetahuan Alam

Sasaran

Peserta Didik kelas 7 SMP Negeri 3 Lingsar

Durasi

80 menit

Materi

Pemisahan Campuran

Kompetensi Dasar

  • KD 3.3. Menjelaskan konsep campuran, zat, dan contoh perubahannya dalam kehidupan sehari – hari.
  • KD 4.3. Menyajikan hasil penyelidikan atau karya tentang sifat larutan, perubahan fisika dan perubahan kimia, atau pemisahan campuran.

Pengertian

Peserta didik kelas 7 SMP Negeri 3 Lingsar diharapkan mampu memahami konsep pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik juga diharapkan mampu menyajikan hasil pengamatan pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari. Ilmu ini bermanfaat bagi murid dalam melakukan pemisahan campuran yang tepat sebagai upaya meningkatkan pemahamannnya.

Sinopsis

Kegiatan pembelajaran diawali dengan mengingatkan kembali jenis-jenis campuran, yaitu campuran homogen dan heterogen. Selanjutnya murid akan dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan kesiapan belajarnya untuk melakukan pemisahan campuran. Kelompok pertama yang sudah memahami konsep campuran akan melakukan secara mandiri, sedangkan kelompok yang belum memahami akan mendapat bimbingan dari guru mata pelajaran. Sedangkan, diferensiasi produk dilakukan dalam bentuk pembuatan presentasi hasil pengamatan, yaitu secara manual atau digital. Pembelajaran sosial dan emosional akan diintegrasikan selama proses pembelajaran berlangsung. Pada kegiatan awal dan akhir ruang lingkup berupa budaya dengan kompetensi pengenalan emosi. Sedangkan dalam kegiatan inti kompetensi sosial dan emosional berupa pengelolaan emosi dan fokus.

Setting Simulasi Mengajar Guru Penggerak

Ruangan dengan pencahayaan baik di Tempat Kunjungan Belajar (TKB) yang berada satu desa dengan CGP.

Properti Simulasi Mengajar Guru Penggerak

Properti yang dibutuhkan dalam pembelajaran ini ada tiga macam.

  • Pertama, administrasi pembelajaran. Meliputi modul Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) IPA kelas 7, daftar hadir murid, alat tulis, Lembar Kerja Pembelajaran Murid (LKPM), dan lembar presentasi LKPM;
  • Kedua, media pembelajaran. Berupa contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, campuran pasir, larutan tanah, campuran kerikil kecil, dll;
  • Ketiga, sarana dan prasarana pembelajaran. Termasuk di dalamnya adalah laptop, gawai, speaker, mic on, dll.

Talent Simulasi Mengajar Guru Penggerak

Guru.

Kegiatan Awal

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Semangat pagi, Anak-anak Hebat! Sebelum mulai pelajaran, mari kita berdoa bersama-sama. Berdoa, mulai! Selesai! Siapa tidak hadir hari ini? Alhamdulillah semua bisa hadir, ya.

Anak-anak Hebat! Bagaimana perasaan kalian hari ini? Wah pastinya senang sekali bisa kembali bertatap muka hari ini. Sudah seharusnya kita selalu bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa untuk nikmat kesehatan dan kesempatan. Mari kita bersama-sama mengucapkan rasa syukur. Alhamdulillah.

Pada pertemuan sebelumnya sudah kita bahas tentang jenis-jenis campuran dan masing-masing contohnya. Ada yang masih ingat, bukan? Coba Budi sebutkan! Campuran Homogen dan Heterogen. Betul sekali. Apa saja contohnya? Ada yang tahu? Oke, Rini. Silakan sebutkan apa contohnya. Luar biasa ternyata sudah ada di antara kalian yang telah memahami materi campuran dengan baik. Apakah ada yang belum memahami dengan baik? Silakan angkat tangannya. Satu, dua, tiga, empat… Siapa lagi? Oh ada satu lagi. Baiklah. Berarti masih ada lima orang yang belum memahami materi campuran heterogen dengan baik. Nah agar bisa sama-sama memahami, nanti kalian akan Pak Guru bagi menjadi dua kelompok untuk melakukan pengamatan.

Sebelum kita mulai, tujuan pembelajaran kita hari ini adalah kalian mampu menyajikan hasil pengamatan pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari. Seperti kita tahu ada banyak contoh campuran heterogen. Apakah kedua zat penyusunnya dapat dipisahkan? Bagaimana caranya? Ayo kita cari jawabannya bersama-sama melalui pengamatan.

Kegiatan Inti

Guru menyiapkan contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari, yaitu campuran tanah, pasir, dan kerikil kecil.

Wah! Ternyata banyak contoh campuran heterogen dalam kehidupan sehari-hari, ya. Ada campuran tanah, pasir, dan kerikil, dan lain-lain. Dari campuran di sekitar kita tersebut, bisakah kalian memisahkan zat penyusunnya? Misalnya air dan kerikil kecil? Pasti bisa dong! Nah ini Pak Guru bagikan Lembar Kerja untuk melakukan pengamatan pemisahan campuran dalam kehidupan sehari-hari.

Guru melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dengan strategi diferensiasi proses melalui aspek kesiapan belajar murid kemudian membagikan LKPM dan meminta masing-masing murid menyiapkan alat dan bahannya.

Sebelum mulai melakukan pengamatan, terlebih dahulu Pak Guru akan membagi kalian menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari Budi, Rini, dan Wati. Sedangkan kelompok dua terdiri dari Desi, Ahmad, Rio, Faisal, dan Indah. Oke. Sekarang silakan bergabung dengan kelompoknya masing-masing.

Semua sudah siap alat dan bahannya, kan? Baiklah. Pak Guru akan menjelaskan terlebih dahulu langkah kerjanya.

Pertama, untuk kelompok satu nanti akan melakukan praktik secara mandiri. Bisa, ya? Pasti bisa! Sedangkan kelompok dua nanti akan Pak Guru dampingi dalam melakukan pengamatan. Sampai sini ada pertanyaan. Tidak ada? Baiklah sudah jelas, ya.

Kedua, masing-masing kalian nanti akan melakukan praktik pemisahan campuran dengan alat dan bahan yang sudah kalian pilih. Dalam hal ini yaitu pemisahan campuran dengan cara filtrasi atau penyaringan. Semua sudah menyiapkan alat dan bahannya, kan? Baiklah.

Ketiga, masing-masing kalian harus menyiapkan air dalam segelas plastik air mineral. Ingat jangan sampai penuh, ya. Kurang lebih tiga perempat bagiannya saja.

Keempat, ke dalam air tersebut kalian masukkan bahan lain sesuai pilihan. Bisa tanah, pasir atau batu kerikil kecil.

Kelima, kalian siapkan gelas plastik kosong dan saringan teh. Selanjutnya saringlah campuran air dan bahan pilihan kalian ke dalam gelas kosong tersebut menggunakan saringan teh.

Keenam, catatlah hasil pengamatan kalian sesuai tabel pengamatan dalam LKPM. Selanjutnya jawablah pertanyaan yang ada.

Sampai sini ada pertanyaan tentang langkah kerja? Semua sudah jelas? Jika tidak ada pertanyaan lagi, Kira-kira butuh berapa lama kalian menyelesaikan praktik dan menjawab pertanyaannya? Oke. Ada usulan tiga puluh menit atau setengah jam. Sepakat semua? Baiklah. Jadi kita telah menyepakati waktu pengerjaan selama tiga puluh menit atau setengah jam. Nanti setengah jam kemudian Pak Guru akan meminta perwakilan untuk mempresentasikan hasil pengamatannya di depan teman-teman lainnya.

Oke! Selamat mengerjakan bersama kelompok masing-masing. Kelompok satu silakan berdiskusi dengan teman kelompoknya. Jika masih ada yang belum jelas kalian tanyakan ke Pak Guru, ya. Sedangkan kelompok dua mari kita praktik bersama Pak Guru. Jangan segan bertanya kalau masih ada pertanyaan. Oke. Semangat semua!

Guru memberikan kesempatan kelompok satu menyelesaikan tugas secara mandiri dan melakukan bimbingan pada kelompok dua.

Oke! Berhubung sudah tiga puluh menit, silakan kalian menghentikan aktivitasnya. Sudah selesai semua, kan? Baiklah kalau begitu, sebelum masuk tahap pembuatan presentasi, Pak Guru minta kalian semua untuk duduk yang rapi. Kita akan mulai permainan mengelola emosi dan fokus. Nama permainannya adalah gunting, batu, kertas.

Cara bermainnya begini. Jadi nanti Pak Guru akan menyebutkan kata gunting, batu atau kertas. Nah tugas kalian adalah menjawab dan melakukan gerakan tangan yang bisa mengalahkan apa yang Pak Guru katakan. Misalnya Pak Guru menyebutkan kata ‘gunting’ berarti kalian harus menjawab ‘batu’ sambil mengepalkan tangan. Kalau Pak Guru menyebutkan ‘kertas’ berarti kalian harus menjawab apa? Betul sekali. Kalian harus menjawab ‘gunting dengan gerakan tangan seperti gunting. Bisa, ya?

Guru melaksanakan pembelajaran sosial dan emosional dengan kompetensi mengelola fokus.

Nah dari permainan tadi, kita sudah belajar tentang mengelola fokus. Ada yang masih belum fokus? Semua sudah fokus lagi, ya. Baiklah sekarang kita akan masuk ke sesi presentasi.

Masing-masing kelompok silakan menentukan kesepakatan bentuk presentasi yang akan dilakukan. Boleh manual maupun digital. Yang manual sudah Pak Guru siapkan kertas manila dan pensil warna. Yang ingin digital, Pak Guru sudah siapkan laptop untuk kalian gunakan.

Sudah sepakat? Sudah, ya. Oke. Kelompok satu, silakan membuat presentasi menggunakan kertas manila. Berhubung kalian semua suka menggambar, jangan lupa dihias dengan indah. Sedangkan kelompok dua silakan membuat presentasinya menggunakan laptop sesuai kesepakatan kalian tadi. Jika bisa, silakan menghias juga dengan sebaik-baiknya.

Guru melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi dengan strategi diferensiasi produk melalui aspek minat murid.

Sebelum memulai, kita sepakat berapa menit nih membuat presentasinya? Tiga puluh menit juga? Oke. Sepakat tiga puluh menit dengan presentasinya, ya. Jangan lupa kalian sepakati siapa yang akan mempresentasikan hasil pengamatannya. Kelompok yang memakai laptop silakan ambil laptopnya. Kelompok yang mengerjakan secara manual, silakan ambil kertas manila dan perlengkapan lainnya. Selamat berkarya!

Oke. Berhubung semua sudah selesai, silakan kelompok berapa yang sudah siap presentasi? Oke. Kelompok satu. Kelompok satu siapa yang akan mewakili? Rini? Silakan Rini mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya.

Guru bertepuk tangan sambil berkata, “Wow! Presentasi yang luar biasa. Tepuk tangan untuk kelompok satu. Silakan lanjut kelompok dua!”

Guru memberikan penguatan materi pemisahan campuran setelah kedua kelompok selesai mempresentasikan hasil diskusinya.

Kegiatan Akhir Pembelajaran Berdiferensiasi dan Sosial Emosional

Baiklah. Kurang lebih demikian materi kita hari ini. Apakah ada yang masih ingin ditanyakan? Jika tidak ada pertemuan kita cukupkan sampai di sini dulu, ya. Silakan dikumpulkan hasil pekerjaannya masing-masing. Yang manual bisa langsung dikumpulkan. Sedangkan yang digital bisa langsung disimpan dengan nama file kelompok kalian.

Sebelum kita akhiri, ada yang bisa menyimpulkan pertemuan hari ini? Coba Budi. Iya. Betul sekali. Lengkapnya adalah pemisahan campuran dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, misalnya filtrasi, kromatografi, sentrifugasi, distilasi, dan sublimasi.

Guru melaksanakan pembelajaran sosial dan emosional ruang lingkup budaya dengan kompetensi pengenalan emosi dengan teknik menulis berdiferensiasi.

Sebelum berakhir, sekadar refleksi bahwa semua presentasi tadi sudah sangat keren! Semoga ke depannya semakin bagus. Kalau menurut kalian, bagaimana perasaan kalian selama mengikuti proses pembelajaran Pak Guru hari ini? Seperti biasa, silakan tuliskan perasaan kalian selama mengikuti proses pembelajaran. Kalian bisa menuliskannya dalam bentuk puisi atau surat. Kalian juga bisa menuliskannya dengan tulisan tangan atau menggunakan laptop. Tergantung pilihan dan kemampuan kalian.

Oya, kapan bisa dikumpulkan, nih? Minggu depan? Oke. Kita sepakat minggu depan, ya. Minggu depan jangan lupa dikumpulkan.

Si Ucup makan daun pepaya
Rasanya pahit tak tertahankan
Cukup sekian dulu dari saya
Jangan lupa jaga kesehatan!

Mari kita tutup pertemuan hari ini dengan doa bersama. Berdoa mulai. Selesai.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Demikian contoh skenario pembelajaran berdiferensiasi dan sosial emosional mata pelajaran IPA Kelas 7 materi Pemisahan Campuran. Semoga bermanfaat dalam memudahkan melakukan simulai mengajar bagi calon guru penggerak.

Salam guru penggerak!

Leave a Reply

Your email address will not be published.