Untukmu Perempuan dalam Doaku

“Diam memendam lebih baik daripada bicara mendendam” Untukmu perempuan dalam doaku, Tahukah kau saat ini aku kembali bersimpuh di sudut ruangan ini? Sudut ruangan tempat pertama kali aku tertawan dalam auramu. Ya, sudut ruangan bersekat tirai putih yang membuatku bisa bebas mencuri pandang pada wajah […]

Fiksi