Tanpamu, Aku Siapa?

20130911-192849.jpg

Menemukan kecocokan tidaklah selalu mudah. Apalagi di dalamnya menyangkut perbedaan latar belakang masing-masing individu. Karena itu, aku menjadikannya tidak sulit, dengan berusaha menempatkan diri menjadi satu kesatuan yang utuh.

Aku sebenarnya seorang introvert. Banyak hal tentang rasa yang sengaja kusimpan untuk diriku sendiri. Cinta, luka, dan segala yang menyertainya. Tapi, aku juga bukanlah seseorang yang sulit membaur. Terlebih pada sekumpulan orang yang memiliki kesamaan visi. Dan, aku menemukan mereka sebagai tempat ternyaman untuk berbagi cerita.

Berbagi bukan saja tentang suka, tetapi duka pun telah menemukan bahu-bahu yang siap menampung airmata. Setidaknya bersama mereka, aku lebih mengenal siapa aku sebenarnya. Sebuah potret luka yang menemukan penjaganya.

Banyak hal dilalui bersama mengajarkan, bahwa hidup adalah tentang bagaimana menghargai jemari yang selalu siap menemani langkah kesendirian. Juga tentang hati yang dijaga dari kerapuhan. Sebab bersama adalah kekuatan.

Untuk kalian yang mengabarkan senja dalam keindahan tawa ceria, aku adalah jingga. Butuh kalian sebagai mataharinya. Sumber cahaya yang selalu setia menemani, hingga jingga benar-benar lenyap dan pergi suatu hari nanti.

Sebab bersamamu, aku justru bisa mengenali diriku sendiri.

Tanpamu, aku siapa?

~ mo ~

Leave a Reply

Your email address will not be published.