Variasi Tugas Calon Guru Penggerak

Tanpa terasa Pendidikan Guru Penggerak (PGP) sudah hampir memasuki minggu kedua. Sebuah perjalanan panjang menemukan pemahaman dan pengetahuan baru proses pendidikan baru saja mulai. Banyak kendala dan tantangan yang harus ditaklukkan. Bukan saja dari luar, melainkan juga dari dalam diri sendiri.

Semakin jauh meninggalkan awal seharusnya kian kuat dalam perjalanan. Selain itu lebih bijak dalam menuntaskan kendala dan tantangan. Seharusnya. Namun, kenyataannya turun naik semangat mengikuti pendidikan menjadi karib dalam sebuah perjalanan. Menemukan kadang memang lebih mudah daripada menjaga dan merawat yang telah ada. Tentu ini merupakan tantangan tersendiri bagi Calon Guru Penggerak (CGP).

Seorang CGP wajib menjaga bara semangat agar tetap berkobar. Mungkin tidak mudah, tetapi bukan berarti sulit untuk melakukannya.

Kenapa harus kuat menjaga semangat?

Baca Juga: Ujian Pertama Calon Guru Penggerak

Perjalanan masih sangat panjang. Tugas-tugas masih banyak yang harus diselesaikan. Tanpa semangat mustahil semua bisa terlaksana dengan baik.

Terkait tugas, pada modul 1.1. saja setidaknya ada sepuluh tugas yang harus diselesaikan. CGP memang bisa menyelesaikan saat ada kesempatan. Lantas, kenapa harus menangguhkan selagi sempat?

Satu-satunya yang membuat semangat dalam menyelesaikan tugas adalah adanya variasi penugasan. Tugas yang ada sangat variatif. Pada dasarnya memang menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memudahkan CGP untuk menjawab. Variasi tugas terletak pada pilihan bagi CGP untuk menentukan sendiri bentuk jawaban sesuai minat.

Tugas-tugas dalam modul 1.1. ini terkait dengan materi, yaitu Refleksi Filosofi Pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. Tugas-tugas tersebut adalah sebagai berikut:

  • 1.1.a.3. Refleksi Diri
  • 1.1.a.4. Refleksi Diri Perjalanan Pendidikan Indonesia
  • 1.1.a.4. Tanggapan Reflektif Kritis
  • 1.1.a.4. Ulasan terhadap semua materi
  • 1.1.a.5. Ruang Kolaborasi 1 dan 2
  • 1.1.a.6. Refleksi Terbimbing
  • 1.1.a.7. Demonstrasi Kontekstual
  • 1.1.a.8. Elaborasi Pemahaman
  • 1.1.a.9. Koneksi Antar materi
  • Jurnal Refleksi Mingguan

Baca Juga: Sebuah Kerangka Pembelajaran Calon Guru Penggerak

Masing-masing tugas memiliki karakteristik sendiri. Meskipun demikian memberikan kemerdekaan kepada CGP untuk menentukan sendiri bentuk pengerjaan sesuai minat. Bentuk-bentuk tersebut di antaranya, yaitu karya audio, video, tulisan, infografis, artikel, postingan di blog, komik, poster, dan lagu. Variasi bentuk pengerjaan tugas memberikan ruang luar keterlibatan CGP dalam menyelesaikan tugas. Kesempatan menyelesaikan tugas akan semakin besar dengan pilihan bentuk pengerjaan yang sesuai minat dan kemampuan.

Secara pribadi saya sangat terbantu dengan pemilihan bentuk pengerjaan tugas. Saya mempunyai banyak pilihan. Untuk itulah saya memilih bentuk yang paling nyaman. Beberapa bentuk saya coba untuk mengeksplorasi kemampuan, misalnya infografis, audio, dan video. Bentuk lain saya pilih untuk semakin meningkatkan keterampilan, misalnya melalui tulisan dan postingan di blog. Bagi seorang narablog tentu hal ini sangat membahagiakan. Hal ini karena bisa mengerjakan tugas sekaligus memutakhirkan postingan di blog.

Variasi bentuk pengerjaan tugas yang ada semakin membuka cakrawala pengetahuan dan pemahaman baru. Tentu ini menjadi bahan renungan sendiri yang bisa dipraktikkan saat melaksanakan proses pembelajaran di kelas.

Semangat mengerjakan tugas, Calon Guru Penggerak!

Guru Bergerak Indonesia Maju

Leave a Reply

Your email address will not be published.